Berita Kurang dari Satu Jam, Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara Bekuk Pelaku Penikaman di Malam Tahun Baru

Sabtu, 04 Januari 2020

Kurang lebih dari satu jam, jajaran Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara berhasil membekuk Herman Wilson Buyung alias Agus Viki (35) yang merupakan pelaku penikaman menjelang malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2019) malam.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Balikpapan Utara AKBP Supartono Sudin saat mengelar konferensi pers di Mapolsek Balikpapan Utara, Kamis (2/1/2020) siang.

Dari pengakuan Agus, peristiwa penikaman ini disebabkan karena sepeda motornya ditahan oleh korban yakni Verry Oroh (48) yang merupakan petugas keamanan RT 46, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara.

Agus juga mengatakan bahwa pada Selasa (31/12) malam, ia diajak oleh rekan-rekanya pesta minuman keras (miras) Cap Tikus di Perumnas, Gang Merbabu, Batu Ampar. Setibanya di sana, dia malah disuruh pulang, sehingga ia tak mengakui ikut menegak miras.

“Gak, saya kan baru datang. Tiba-tiba kok mereka langsung mengusir saya pulang, Pak, bingung juga saya,” katanya.

Agus pun menuruti kemauan teman-temannya itu untuk pulang. Namun, saat akan pulang, kunci dan sepeda motor yang ditumpanginya ditahan oleh Verry. Hal ini membuat Agus geram. Dia lantas pulang ke rumah orangtuanya di kawasan Jalan Telindung, Balikpapan Utara, berjalan kaki.

Di rumahnya, Agus mengajak adiknya sebagai pemilik kendaraan roda dua yang ditahan oleh Verry ke Gang Merbabu. Di rumahnya ia juga mengambil sebilah senjata tajam (sajam) jenis badik. Pengakuannya, sajam itu untuk melindungi dirinya ketika terjadi serangan. “Pas mau pergi saya ambil pisau di rumah buat jaga-jaga karena rame di sana kan,” akunya.

Bersama adiknya dan mengantongi sebilah parang, Agus kembali ke Gang Merbabu. Di sana mereka hendak mengambil sepeda motor yang ditahan Verry. Namun bukan hasil positif yang di dapat, ia malah menerima bogem mentah dari warga Batu Ampar itu. “Gak dikasihnya, malah saya dikejar dipukul,” beber pria kelahiran Balikpapan, 10 Agustus 1985 itu.

Mendapat perlakuan kasar, Agus naik pitam. Dia lancarkan serang balik kepada Verry. Badik yang dibawanya tadi ditikamkan ke kepala pria yang bertugas sebagai keamanan di RT 46, Batu Ampar itu. Dia juga melayangkan bogem mentah ke tubuh Verry.

Penganiayaan tersebut membuat luka menganga di kepala Verry. Dia lantas dilarikan oleh warga ke RSUD Kanujoso Djatiwibowo untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan Agus kabur. “Gak ada rebah-rebahnya dia. Terus saya lari ke rumah teman,” tandasnya.

Meski Agus tak mengakui mabuk, namun polisi berkata lain. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan jajaran Polsek Balikpapan Utara, Agus dipastikan terkontaminasi minuman beralkohol saat menganiaya Verry.

“Jadi tersangka (Agus) ini dengan korban (Verry) bersama-sama sedang minum-minuman model begitu, minuman keras di TKP di Prumnas,” kata Kapolsek Balikpapan Utara, AKBP Supartono Sudin.

Lebih lanjut, Supartono menjelaskan, tak lama setelah korban dilarikan ke rumah sakit, pihaknya medapat laporan kasus penganiayaan tersebut. Unit Reskrim Polsek Balikpapan Utara pun bergerak cepat memburu Agus.

“Alhamdulillah, Wa Syukurillah, setelah tersangka lari, kemudian kami kejar bisa kami amankan kurang lebih satu jam. Langsung kami bawa ke Polsek Balikpapan Utara,” ungkap perwira melati dua di pundak itu.

Saat ini, Agus telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Balikpapan Utara. Dia terancam hukuman maksimal lima tahun penjara. “Kami kenakan tersangka dengan Pasal 351 KUHP, tentang Penganiayaan,” pungkas Kapolsek.

Developed by ©
saffix
2019 - 2020